Kisah di balik Leadership Training Pimpinan Area DIY-Jateng
- Hotel manohara Jogja
Ada yang berbeda dari ruangan pertemuan itu. Bukan dekorasi, bukan pula sajian makansiang. Yang berbeda adalah energinya, para pimpinan area dari berbagai institusi di wilayah DIY dan Jawa Tengah berkumpul bukan karena diperintahkan, melainkan karena merekatahu: pertemuan ini penting.
Di sinilah Leadership Training bertema Managing Skills for Excellent Team digelar, sebuahkegiatan yang diprakarsai oleh PT Sahasrabhanu Cipta Karya (PT SBC) dan PT Suwarnnabhumi Amara Manunggal — dua perusahaan yang telah menumbuhkan lebih dari2.000 crew yang tersebar di berbagai area dan institusi.
"Kami tidak hanya ingin tim yang besar. Kami ingin tim yang tangguh, timyang paham mengapa mereka ada di sini."
— Mia Pradjna Paramiha, Direktur PT SBC
Ketika Pimpinan Belajar Lagi
Mia Pradjna Paramiha, Direktur PT SBC, percaya bahwa kualitas perusahaan tidak bisahanya dijaga dari kursi direktur. Ia harus mengalir — dari pimpinan area, ke koordinatorlapangan, hingga ke setiap crew yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan mitra dan institusi.
Itulah mengapa refreshment ini dirancang bukan sebagai formalitas tahunan, melainkansebagai ruang jujur: di mana para pemimpin area diajak untuk mengevaluasi diri, mengasahcara berpikir, dan memperbarui komitmen mereka terhadap nilai-nilai perusahaan.
Tiga hal menjadi fokus utama dalam pelatihan ini: kemampuan memetakan masalah di area masing-masing, strategi pemecahan masalah yang terukur, serta internalisasi nilai-nilai inti perusahaan yang kini menjadi kompas bagi ribuan crew di lapangan.
"Masalah di lapangan tidak selalu bisa diselesaikan dari kantor pusat. Pimpinan area harus punya mata, hati, dan keberanian untuk bertindak."
Loyalitas yang Dibangun, Bukan Dituntut
Salah satu hal yang membuat PT SBC dan PT Suwarnnabhumi Amara Manunggal tumbuhdengan cara yang berbeda dari perusahaan serupa adalah cara mereka memandang karyawan. Loyalitas bukanlah sesuatu yang diperintahkan, melainkan sesuatu yang ditumbuhkan.
Pelatihan seperti ini adalah bukti nyata dari komitmen itu. Bagi seorang pimpinan area yang telah bertahun-tahun mengabdi, duduk bersama rekan-rekan dari wilayah lain bukan sekadarpertukaran ilmu — ini adalah pengingat bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
Kepercayaan dari berbagai perusahaan dan institusi mitra bukan jatuh dari langit. Ia adalahbuah dari konsistensi: konsistensi dalam melayani, dalam membina, dan dalam tidak berhentibelajar. Leadership training ini adalah bagian dari konsistensi itu.
"Saat perusahaan percaya pada kami untuk terus berkembang, kami pun merasa dihargai. Itu yang membuat kami tetap di sini."
— Seorang peserta, Pimpinan Area DIY-Jateng
Nilai yang Dijaga, Budaya yang Tumbuh
Di balik angka 2.000 lebih crew, ada ribuan cerita kecil tentang tanggung jawab yang diemban setiap hari. Dan di balik setiap pimpinan area yang hadir dalam training ini, adapuluhan bahkan ratusan crew yang menaruh harapan pada kepemimpinan mereka.
PT SBC dan PT Suwarnnabhumi Amara Manunggal memahami bahwa budaya perusahaanbukan ditempel di dinding berupa poster nilai. Ia hidup dalam keputusan sehari-hari — dalamcara seorang pimpinan merespons keluhan, dalam cara tim menyikapi tekanan, dalam caraseseorang memilih untuk tidak menyerah.
Leadership training ini adalah momen di mana nilai-nilai itu diperbarui, diingatkan kembali, dan dihayati bersama-sama. Bukan untuk satu hari, tapi untuk setiap hari ke depannya.
Ketika para pimpinan area itu meninggalkan ruangan di penghujung acara, yang merekabawa bukan hanya catatan materi. Mereka membawa sesuatu yang lebih berharga: keyakinanbahwa perusahaan tempat mereka bernaung tidak memandang mereka sebagai angka, melainkan sebagai manusia yang terus tumbuh.